Beranda

Selamat datang di situs baru Anda.

Selamat datang di situs baru Anda! Anda dapat menyunting halaman ini dengan mengeklik link Sunting. Untuk informasi selengkapnya tentang kustomisasi situs, lihat http://learn.wordpress.com/

Tulisan Terbaru

Cerpen

MENJARING MATAHARI CERPEN: LINTANG ALIT WETAN Air Sungai Serayu kemilau emas diterpa tempias sinar terik matahari. Angin semribit berhembus arah Tenggara menuju Barat Laut. Asalnya arah angin dari puncak bukit Girilangan ke Gunung Slamet. Air kali berombak-ombak seperti gulungan alun di laut selatan. Burung sikatan memain-mainkan dirinya di atas kecipak air. Deru mesin perahu tempel,Lanjutkan membaca “Cerpen”

Cerpen

Jangan Galak-galak, SukiniCerpen: Lintang Alit Wetan Di ruang sidang pengadilan agama. Hakim yang sedang membacakan gugatan-perceraian Trondol dan Sukini ambruk. Roboh terkena serangan jantung. Kegaduhan terjadi. Sebab, jarak 100 meter dari gedung pengadilan agama. Pabrik pembuat bulu mata palsu sebagai sumber mata pencaharian para buruh dilalap si jago merah. Keponakan Sang Hakim pun ikut menjadiLanjutkan membaca “Cerpen”

ESAI SASTRA

MEMBACA CERPEN ‘ANAK’, ‘KRITIKUS ADINAN’, DAN NOVEL ‘OLENKA’ KARYA BUDI DARMA Oleh: AG Andoyo Sulyantoro(*) Oleh: AG Andoyo Sulyantoro(*) Budi Darma, pernah membuat pernyataan yang memelesetkan larik puisi Chairil Anwar,”Sekali (tidak) berarti, setelah itu mati!” Pernyataan tersebut sebagai isyarat, bahwa predikat kesastrawanan mesti dibarengi dengan kualitas dan kuantitas karya. Jadi, masyarakat itulah yang melabeli predikatLanjutkan membaca “ESAI SASTRA”

Dapatkan konten baru yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda.

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai